Wednesday, June 22, 2016

~ RAMADAN TUJUH BELAS ~


SESEKALI aku merasakan diri tidak diadilkan. Biar dihadap sering dengan sebuah kemarahan, kegilaan, kejelikan dan segala satunya, aku diharapkan bersikap menerima. Namun bila aku sesekali yang terarah serupa, dianggap membuat jenayah terbesar tanpa ada hitungan akan sebab dan musababnya.

Marah. Ada kemarahan dari singgung yang menjalar. Namun rasa amarah itu tidak tersampaikan. Aku pula yang menjadi sakit hati sendiri. Bagaimana lagi mahu menyampaikan kemarahan seadanya aku?

Singgung. 

[Dengan penoh emosi]

No comments: