Saturday, February 27, 2016

~ TERPUNAH ~


MANUSIA. Sering sahaja minta diadilkan, sedang dalam masa yang sama tidak pula mahu berlaku serupa kepada orang lain.

Hari ini, aku bersaksi sebuah drama penuh tragedi. Hanya berpunca soal remeh yang akhirnya menjadi keras lalu membakar seluruh aman yang ada.

Bahasa bila tidak dijaga.. laku bila mendahului waras dan hati bila terhasut amarah..

Terpunahlah hubungan akal.

Kita ini bukanlah lagi anak-anak, yang bebas menutur apa mahu tanpa membuat hubung dengan akal. Kita ini bukan manusia yang tidak bertamadun, yang bebas membuat laku tanpa memikir manusia berkeliling. Dan, kita juga bukan orang tidak beragama, yang bebas menghukum salah dan benarnya manusia lain.

Moga terjauh dari segala yang mengiri itu.

[Doa kesejahteraan..]

2 comments:

Anonymous said...

adil yang mutlak itu cuma bila mati nanti
tapi kebiasaan manusia
melihat segala yang baik pada diri
yg buruk hanya yang gila bisa kelek
ah! yg gila pun tak mengaku diri gila!

:)


sfg

Ophe said...

Setuju sama kamu.
Semoga terjauh dari dari kalangan itu. Sering mengingat pada diri, jika kita mengaku punya hati dan perasaan, begitu juga orang lain. Yang mana luka manusia itu sama pada rasanya.