Saturday, September 12, 2009

~ HARUS BAGAIMANA AKU ~


KUALA LUMPUR, senyumanmu di pagi ini…’ Itulah bait lagu yang merakam kemas segala yang indah dulu. Hari ini Kula Lumpur tersenyum lagi.. senyum melihat gagalku ke wajahmu. Benarnya, kala memberi nokhtah pada kita yang dulu, aku telah membuang segala-galanya. Sedikit tidak kutinggalkan agar cemeti tidak galak melibas hati. Lantas wajahmu hari ini yang menyinggah pandanganku, tidak terkesan. Bertahun telah hilang.. muncul sesiar angin ini manakan ku sangka.

Namun, tatkala senyumanmu menjengah tepat, aku terdiam seribu. Ya Allah.. manusia ini muncul lagi! Bertahun ku menutup cerita, hari ini menatap lagi?? Harus bagaimana aku ini…Mengapa datang lagi? Aku yang bersenyum hari ini, bukan lagi aku yang melagukan SENYUM KUALA LUMPUR bersamamu dulu. Aku yang ada hari ini telah memahat janji bersama insan lain… Seperti hatimu yang jua telah menjadi milik orang…

Lantas apa lagi yang diharap pada sebuah pertemuan ini? Janji? Tawa? Atau luka yang bakinya tak pernah habis? Apa perlunya lagi mengisi pandanganku…Usah kau beratkan hidupku yang sudah sekian lama berat ini. Sejak pergimu, aku memberatkan diri di setiap inci. Bermusim menutup pandangan pada kenangan lalu. Keras memaksa diri. Namun kini setelah senyum terkutip, kau menjengah…Harus bagaimana aku? Harus bagaimana dia? Ermm.. Aku perlukan waras ini untuk menempuhi hari-hariku…

[Tidak mau ber-mimpi lagi... dan lagi...]

2 comments:

lanun said...

senyumla termampu yg selayaknye, agar yg kelat tak pandang....

hitam juga warna...agaknye

Koishie said...

yaa... hitam juga warna. Warna yang wujud dalam kehidupan. dan aku sering terlupakan tentang itu.. ermm..